Hening …..
Dan kumulai langkah pengembaraanku di dunia ini dengan rasa keingintahuan yang sangat besar, setapak demi setapak aku menemukan jalan-jalan yang bercahaya, beberapa diantaranya redup dan beberapa lagi sangat gelap.
Sebagai seorang anak kecil, kutak pernah berfikir akan kemana ujung jalan ini membawaku…..yang kulakukan hanyalah berdiri diam, bernafas dan kemudian mendengarkan suara hatiku sendiri. Dan ia selalu berbicara kepadaku.
Kubawa lilin kecil, nyalanya kadang bergoyang, kadang diam dan meredup. Namun kuatahu satu hal, jangan pernah lilin ini mati atau bahkan hilang.
Kadang hatiku membawaku ke banyak jalan, apakah mereka harus kupilih semua?? Dan aku, si anak kecil ini, melakukan apa yang seharusnya kulakukan.
Aku melangkah dengan pelan….. . . . . pelan sekali, sampai gemerisik daun keringpun malu memperdengarkan suaranya……….dalam hening, kurasakan kedamaian yang slama ini kucari-cari, ternyata surga ada dalam langkahku …… dia ada dalam tubuhku ….
Ya Rabb, inikah apa yang Kau tunjukkan kepada umat manusia selama ini? Tapi aku hanyalah anak kecil.
Ya Rabb…..disini aku sendiri, kadang terpeleset dan kadang pula jatuh terpental, namun kumohon, demi Engkau Yang Maha Penyayang dan Pemaaf, bantulah aku, biarkan aku datang ke Hadirat-Mu, dalam keagungan-Mu, tulus ku berdo’a hanya kepada-Mu.
Inilah aku…..anak kecil yang sedang mengikuti kata hatinya.