Archive for July, 2006


di satu sudut tenang

Jalan sejati itu tidaklah sulit
Sekiranya kamu tidak memungut dan memilih
Tak pula mencintai ataupun membenci,
Dan kamu akan mengerti dengan jelas.
Menyimpang serambut saja,
Dan kamu terpisah jauh darinya bagai langit dan bumi,
Jika kamu ingin jalan itu tampak,
Janganlah menyokong maupun menentang.
Menyokong dan menentang saling bertolak belakang-
Inilah penyakit pikiran.
Tanpa mengenali prinsip misterius itu
Sia-sialah berlatih keheningan.
Jalan itu sempurna bagaikan angkasa raya,
Tanpa kekurangan, tanpa kelebihan.
Karena menggenggam dan menolak,
Anda tak dapat mencapainya
Jangan mengejar eksistensi berkondisis;
Jangan tinggal dalam menerima kekosongan
Dalam kesatuan dan kesamaan
Kekacauan lenyap dengan sendirinya.

(penggalan puisi Yakin pada Pikiran, karya Seng-Ts’an,
Patriakh Zen Ketiga. Patut tuk direnungkan, pesannya
jauh melampaui pikiran,so baca aja deh!!)

di sudut sepi

Aku Datang

Biarkan aku pergi
dan tanpa dilihat ku kan kembali
mungkin sekejap
mungkin juga sepanjang waktu.

Biarkan aku pergi
dan ku kan tersenyum untuk kalian
kukembali dengan hidupku yang baru
meninggalkan apa yang kutahu
untuk mengambil apa apa yang tidak kutahu.

Biarkan aku pergi
dan ku kembali dalam hidupnya hati kalian
bertempat dengan tenang dalam lubuk yang paling dalam
menggelombang bersama arus-arus jiwa.

di salah satu sudut sadarku …

Hidup ini memang aneh, penuh rahasia, kejutan dan ga bisa ditebak.

Cerita-cerita indah dan sedih muncul silih berganti.

Kapanpun kamu merasa dunia ini menyebalkan saat itu pulalah Tuhan akan kasih kamu keindahan.

Sia-sia sajalah mengharap dunia ini abadi.

Karena mereka terus menerus berubah, berputar dan berganti.

Technical Report

RF Glow Discharge

Radio Frequency atau frekuensi Radio (sekitar 13,56 MHz) digunakan dalam pengadaan plasma nitrogen sehingga terjadi glow discharge. Prinsipnya sederhana ; seperti tabung lucutan, yang bekerja pada tekanan dibawah tekanan atmosfer (biasanya sekitar 10E-3 atm), di dalamya diisi dengan gas nitrogen atau gas lainnya, kemudian melalu dua elektroda pada kedua ujungnya, ditimbulkan lucutan listrik. Pada beda potensial yang sesuai, elektron pada atom nitrogen tidak hanya tereksitasi namun menjadi terionkan. Gas yang mengandung molekul ion-ion inilah yang disebut dengan plasma, bentuk keempat materi (dari padatan, cair dan gas). Plasma yang tercipta ini harus memenuhi syarat tertentu seperti panjang tabung katoda.

Untuk pembangkitan plasma pada tekanan yang tidak cukup rendah ini dan daya yang lumayan kecil, digunakan sumber daya RF, dimana sesuai dengan frekuensinya : 13,56 MHz(=13.560.000 kali cycle per 1 detik), gas nitrogen  dilucutin (discharge) melalui medan yang polaritasnya berubah ubah sebanyak 13,56 juta kali per detik.

RF glow discharge ini umum digunakan untuk pendeposisian lapisan tipis, baik pendeposisian lapisan gas yang menjadi plasma ke permukaan suatu bahan (lihat my lattest work) ataupun dengan menambahkan proses sputtering. Sifat permukaan yang dapat dimodifikasi adalah microstructurenya: hardening, conductivity.

Plasma Nitrogen

My Lattest Work (ato working? Tau dah .. harap maklum ^_^)

Aku lagi PKL di BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) Yogyakarta, bidang teknologi akselerator dan proses bahan. Aku kerja di sub bidang penerapan akselerator, mo tau judulku? ini neh : Optimasi Parameter Proses Plasma Nitrogen.

Yup, disana dipake sumber daya RF, kira-kira frek 13,56 Hz. Dengan plasma Nitrogen kita bisa memodifikasi sifat permukaan suatu bahan, misalnya dalam hal microhardness nya. Pendeposisian gas Nitrogen ke permukaan bahan ini sering disebut nitriding. Metode kerja ini sering pula disebur RF Glow Discharge.

Elektroda yang dipake adalah tipe induktif (kawat solenoida) yang terintegrasi dalam tabung. Nah yang pengen aku tulis di laporan nanti, parameter apa sih, seperti daya RF, frekuensi atau tekanan kerja (klo mau lebih jelas baca technical report ku) yang bisa kita ubah agar tercapai plasma yang optimal.