Archive for February, 2007


zen

Metode meletakkan pikiran. Maksudnya kita tidak memikirkan apapun juga, bahkan tidak berpikir bahwa kita harus tidak memikirkan sesuatu. Dalam keheningan ini, kita menjadi tak terpengaruh oleh apapun, kecemasan, kebahagian, kesakitan maupun kenyamanan. Bukan karena kita berusaha untuk melupakannya tapi karna memang kita tidak lagi memiliki alat untuk memberi perhatian kepada perasaan-perasaan tersebut:pikiran.

Itulah mungkin metode utama dalam Zen. Tujuan akhir dari jalan ini adalah sebuah pencerahan. Mengalami ketidakterpisahan. Ketika kesadaran kosmis ini dicapai, tidak ada kata-kata yang sanggup untuk menggambarkannya.

Meditasi zen bahkan tidak terpisah dari hidup kita. Contoh yang paling sering diceritakan adalah untuk mengalami dengan benar-benar apa yang sedang kita lakukan. Misalnya jika sedang makan benar-benar pusatkan perhatian pada makanan, rasanya, teksturnya di mulut, bagaimana setiap kunyahan melepaskan berbagai wewangian yang tercium di hidung. Bukannya memikirkan hal yang lain, misalnya habis makan ini ingin kemana yaa? Atau was-was pintu kamarku tadi sudah dikunci belum ya?

Guru vinaya You Yuan menanyai Zhao Zhou:

‘Apakah kau masih berlatih bidang-bidang pembinaan spritual?’

‘aku masih melakukannya.’

‘Bagaimana kau berlatih?’

‘Saat nasi datang, aku makan; saat kelelahan datang, aku tidur,’ jawab Zhao Zhou.

‘Semua orang melakukan itu; jadi, setiap orang menerapkan pembinaan spritual sepertimu!’

‘Tidak sama.’

‘Mengapa tidak sama?’

‘Saat waktunya makan, mereka tidak makan; mereka mengikatkan diri pada ratusan pikiran. Saat waktunya tidur, mereka tidak tidur; mereka diganggu oleh ribuan rencana yang penuh perhitungan’.

Begitulah, zen mengajarkan betapa berharganya setiap saat yang kita lalui.

sprituality

Belakangan ini aku lagi mencoba memperluas penglihatanku, dan semoga kemudian pemahaman, mengenai kesadaran spritual. Dari Budha, Zen, Tao, Yoga kebanyakan berasal dari dunia timur dan kemudian membandingkannya dengan agama yang kupilih sekarang ini; islam. Dan luar biasanya, setiap kali aku melihat kedalam ajaran-ajaran tersebut, selalu ada hal-hal baik yang juga sudah terkandung dalam islam, sedangkan hal-hal yang ga bagus, ga ada dalam islam. Setiap aku memahami ajaran demi ajaran mereka, setiap kali itu pula aku kagum dengan Islam. Hingga sekarang aku benar-benar sadar dan yakin, ga ada ajaran lain yang lebih bagus, lebih tepat dan lebih sempurna untuk seluruh manusia, bagaimanapun tingkat pemikirannya, bagaimanapun keadaannya, selain islam. Tiada ilah selain Allah, dan Muhammad adalah rasul Allah.

Ingin mendapatkan ketenangan dari meditasi yang diajarkan dalam Zen, lakukan Shalat dalam Islam. Ingin mendapatkan keseimbangan dalam hidup seperti yang diajarkan taoisme dengan Yin Yangnya, pahami al-quran yang ajarannya selelu menekankan keselarasan antara hubungan Pencipta-makhluk dengan makhluk-makhluk. Atau ingin mendapatkan kesehatan sekaligus pembersihan diri spritual seperti yang diajarkan dalam Yoga? Lakukanlah puasa seperti tuntunan nabi Muhammad SAW dalam islam.

Tidak seperti kebanyakan ajaran lain, yang hanya bisa diikuti oleh orang-orang tertentu saja yang memiliki keinginan kuat (zen), kecerdasan(tao), islam cocok untuk semua manusia dalam berbagai tingkatan spritual dan keadaan; mereka yang serakah dengan dunia, mereka yang tidak memiliki pemahaman, mereka yang meninggalkan keduniaan untuk sepenuhnya menghadap Rabb sang Pencipta. Islam agama yang Universal. Buka wawasan kamu, dan lihatlah indahnya agama ini.

tao

Dalam keheningan terdapat ketidakterbatasan, kebebasan dan kesegaran kesadaran seakan-akan tidak teracuni dan disinari penuh berkah, harmonisasi yang sempurna antara tubuh dengan lingkungan, sinar emas memancar, dan segalanya begitu sempurna, bulan penuh di langit, keseluruhan dunia merasakan terang dan kejernihan, tubuh dan pikiran terang dan terbuka, sinar emas membesar … dalam keheningan yang sempurna segalanya benar-benar terbuka di depan mata, putih murni dan lembut seakan-akan membuka mata di dihadapan awan … melihat kepada tubuh dan menemukan bahwa tubuh tidak di sana, segalanya berwarna putih lembut dan murni, baik internal maupun eksternal menjadi transparan.

[Lu Dong Bin]

pagi dalam stiap jawaban

Apakah artinya diriku, memandang sepi kedalam diri, menyambut tawa namun akhirnya terhenti dalam kematian, andai satu mentari muncul pagi ini, kan kau lihat wajah hitamku dengan penuh kebusukan. Aku terhenti dalam ketidakberdayaan, ketidaktahuan dan sendiri. Andai kutahu ada angin yang menghembus maupun gerimis yang menghempas, niscaya kukan hidup darinya. Melanturkan nyanyian kebosanan sekaligus kerinduan. Namun apakah mentari mengerti? Hingga cahayanya bisa slalu datang saat kubutuhkan, dan hangatnya slalu tiba saat ku kedinginan dan inginkan tempat bersandar. Slalu pagi dalam stiap jawaban. 

hany sbuah tanya

sejenak dalam usaha menghapus pikiran
berusaha tak terikat namun tetap memandang
berjuta goresan pisau datang meraung bagai badai tanpa habis
seperti tak kuat kaki menahan
dan terbungkuk ku berjalan

hanyut dalam pikiran menerawang lewat tubuh dan jiwa yang tak lagi kumiliki
tersudut menghambur sepi
namun tak kunjung jua smua berhenti

badan terpisah seperti robeknya hati
ditambah kegalauan tak mengerti
hanya sbuah tanya
namun tanpa jawaban

salju dan lilin

Nafasku semakin pendek
menghembus dengan berat
menepiskan dingin salju


langit tak pernah berubah
mendung dan awan tebal menyelimutkan kedinginan di muka bumi

Stiap hembusan menyulap menjadi uap
embun yang tersisa ditengah lautan es
mengaburkan pandangan

Kunyalakan lilin kecil
menerangi kerudung kain
menghangatkan secuil daging di tubuhku
sbelum akhirnya butiran es kecil memadamkan smangat yang kubangkitkan